Kaledo, Kuliner Legendaris yang Menjadi Ikon Kota Palu
- account_circle Rizky Hidayatullah
- calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
- visibility 28
- comment 0 komentar
- print Cetak

Makanan Khas Ksuku Kaili "Kaledo". (Foto: istimewa)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kota Palu – Jika berbicara tentang kuliner khas Kota Palu, maka Kaledo adalah nama yang hampir selalu disebut pertama. Makanan tradisional yang merupakan singkatan dari Kaki Lembu Donggala ini telah menjadi ikon kuliner Sulawesi Tengah dan menjadi sajian wajib bagi wisatawan yang berkunjung ke Palu. Dengan cita rasa gurih, segar, dan sedikit asam, Kaledo menawarkan pengalaman kuliner yang berbeda dari sup daging pada umumnya.
Cita Rasa yang Khas dan Sulit Dilupakan
Kaledo menggunakan tulang kaki sapi yang masih memiliki daging serta sumsum di dalam tulangnya. Tulang tersebut direbus selama beberapa jam hingga menghasilkan kuah bening yang kaya kaldu alami.
Yang membuat Kaledo berbeda adalah perpaduan rasa gurih, pedas, dan asam yang berasal dari cabai rawit, asam jawa, serai, dan bumbu sederhana lainnya. Meski tampilannya sederhana, rasa kuahnya sangat kaya dan menyegarkan.
Disajikan Bersama Singkong
Berbeda dengan kebanyakan makanan berkuah yang disantap bersama nasi, Kaledo secara tradisional dinikmati bersama ubi kayu (singkong) rebus. Singkong yang lembut menjadi pasangan sempurna untuk menyerap kuah Kaledo yang kaya rasa.
Tak sedikit penikmat Kaledo yang juga menggunakan sedotan untuk menikmati sumsum tulang yang lembut dan gurih, menjadikan pengalaman menyantap hidangan ini semakin unik.
Warisan Kuliner Masyarakat Kaili
Kaledo merupakan salah satu warisan kuliner masyarakat Kaili yang telah diwariskan turun-temurun selama puluhan tahun. Hingga kini, banyak rumah makan di Kota Palu yang tetap mempertahankan resep tradisional sehingga cita rasanya tetap autentik dan menjadi daya tarik wisata kuliner Sulawesi Tengah.
Mengapa Wajib Dicoba?
Beberapa alasan mengapa Kaledo menjadi favorit wisatawan antara lain:
- Kuah kaldu sapi yang bening namun kaya rasa.
- Daging dan tulang yang empuk setelah direbus berjam-jam.
- Perpaduan rasa gurih, pedas, dan asam yang khas.
- Sumsum tulang yang menjadi bagian favorit banyak penikmat.
- Disajikan bersama singkong rebus sebagai ciri khas kuliner Palu.
Tempat Menikmati Kaledo di Palu
Salah satu rumah makan legendaris yang terkenal menyajikan Kaledo adalah Kaledo Stereo, dan Kaledo Loli yang telah mempertahankan resep turun-temurun sejak 1978. Selain itu, terdapat banyak warung Kaledo lain yang tersebar di berbagai sudut Kota Palu dengan cita rasa yang tetap autentik.
Lebih dari Sekadar Makanan
Bagi masyarakat Sulawesi Tengah, Kaledo bukan sekadar hidangan, melainkan bagian dari identitas budaya daerah. Semangkuk Kaledo menghadirkan kehangatan, kebersamaan, dan kekayaan tradisi kuliner yang telah dikenal hingga mancanegara. Tak heran jika kuliner ini selalu masuk dalam daftar makanan yang wajib dicicipi ketika berkunjung ke Kota Palu.




- Penulis: Rizky Hidayatullah

Saat ini belum ada komentar